Komunikasi begitu penting dalam kehidupan
sosial manusia, sebab komunikasi adalah inti dari interaksi sosial atau
hubungan sosial yang dapat menghantarkan manusia pada tujuan dan kebutuhan
hidupnya. Walaupun mereka tidak menyadari betapa perlunya saling membutuhkan.
Tetapi, disentegrasi masyarakat itu timbul oleh komunikasi itu juga, membawa
konflik ketegangan. Terlepas dari apakah komunikasi itu membangun atau
menghancurkan struktur masyarakat, yang jelas komunikasi adalah suatu fenomena
yang riil, sebuah realitas sosial yang mempengaruhi manusia.
Sosiologi komunikasi sendiri terdiri dari
2 kata yaitu, Sosiologi dan komunikasi. Sosiologi berasal dari kata social dan
logos. Dan komunikasi mengandung 2 unsur yaitu komunikator dan komunikan. Sosiologi
komunikasi sendiri memiliki arti yaitu suatu ilmu yang membahas dan mempelajari
komunikasi dari segi sosiologis. Ilmu sosiologi komunikasi termasuk salah satu
cabang ilmu sosial yang membahas tentang interaksi sosial masyarakat. Proses
interaksi sosial masyarakat merupakan bentuk komunikasi antara kelompok atau
individu.
Menurut pendapat Soerjono Soekanto
(Soekanto, 1992; 471), Sosiologi komunikasi merupakan kekhususan sosiologi
mempelajari interaksi sosial. Interaksi sosial merajuk pada suatu hubungan atau
komunikasi yang menimbulkan proses saling pengaruh-mempengaruhi antara para
individu, oindividu dengan kelompok maupun antarkelompok juga memiliki kaitan
dengan public speaking, yaitu bagaimana seseorang berbicara kepada publik.
Ruang lingkup sosiologi berbeda dengan
objek sosiologi pada umumnya. Lingkupnya berupa masyarakat, telematika dan
realitas, efek media, dan normal sosial baru. Objek sosiologi komunikasi ini
dibedakan dan diklasifikasikan sbeagai sesuatu yang menyampaikan dan menerima
suatu informasi atau pemberitahuan. Segala interaksinya inilah yang membedakan
antara objek sosiologi komunikasi dengan umumnya.
·
Masyarakat
Setiap teori sosiologi dibangun
berdasarkan pendapat atau gagasan tentang manusia dan masyarakat. Menurut
pandangan Murtadha Muthahhari manusia diciptakan cenderung mengikuti
keseluruhannya. Penciptaan manusia bersifat sosial agar misi ilahi terwujud dimuka
bumi. Masyarakat adalah sekelompok manusia yang terjalin erat dengan sistem yang sudah ditentukan, tradisi,
konvensi dan hukum yang sama, serta mengarah pada kehidupan yang kolektif.
Manusia memiliki kehidupan yang kolektif atau berjiwa sosial. Kebutuhan sosial
bersama yang mempersatukan manusia.
·
Telematika dan
realitas
Teknologi dalam 5 tahun terakhir sangat
berkembang pesat sehingga mempengaruhi pola dan perilaku masyarakat. Kemajuan
lmu pengetahuan terjadi pada bidang telekomunikasi, informasi dan komputer.
Kecenderungan terus berkembang dengan pesatnya telematika membawa berbagai
implikasi yang harus segara diantisipasi dan diwaspadai. Hasil konvegerensi
dibidang telematika salah satunya adalah aktivitas dalam dunia siber
berimplikasi luas pada seluruh aspek kehidupan.
·
Efek Media
Media berkembang dengan pesat sesuai
dengan perubahan zaman. Sebagai transformasi media komunikasi, biasanya akibat
dari timbal-balik yang rumit antara berbagai kebutuhan yang dirasakan.
Anak-anak menjadi korban paling berdampak atas perkembangan media. Media massa
menjadi tempat atau wadah manusia untuk mencari informasi atau membagikan
informasi yang sudah mereka ketahui. Saat ini informasi apapun mudah didapat,
seorang pelajar dapat mencari bahan tugas sekolah mereka melalui media. Namun, banyak juga situs-situs yang tidak
layak untuk dilihat anak-anak dan remaja.
·
Normal Sosial Baru
Pada dasarnya masyarakat memang akan terus
dan selalu mengalami perubahan, dengan dinamika dan derajata kecepatan,
intensitas, irama, dan tempo yang berbeda sesuai lingkungan. Perubahan sosial
yang terjadi dimasyarakat bersifat total sehinggan dapat menghasilkan sistem
sosial baru atau yang terjadi hanyalah proses negosiasi dalam sistem sosial.
Berbagai persoalan menghadirkan desakan transformasi sosial di masyarakat.
ada
berbagai manfaat dari mempelajari ilmu sosiologi komunikasi, manfaat berikut
antara lain:
·
Dapat dengan mudah
diterima masyarakat
·
Lebih peka
terhadap sosial masyarakat
·
Menambah
wawasan/pengetahuan tentang sosiologi dan komunikasi
·
Menambah rasa
percaya diri ketika dilingkungan baru
Sekian
penjelasan mengenai pengertian, manfaat dan ruang lingkup sosiologi komunikasi,
semoga dapat membantu dan menambah wawasan untuk pembaca dan dapat digunakan
sebagai referensi bagi setiap pembaca.
Terimakasih.
Referensi
:
https://e-jurnal.peraturan.go.id/index.php/jli/article/download/302/187
https://core.ac.uk/download/pdf/234751676.pdf
http://www.jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/adzikra/article/download/1088/857
http://jurnal.untagsmg.ac.id/index.php/mia/article/view/1782
https://dosensosiologi.com/pengertian-sosiologi-komunikasi-ruang-lingkup-dan-contohnya-lengkap/
penjelasannya sangat membantu kak, terimakasi yaa sukses terus:) semangat!!!
BalasHapus👍
BalasHapus