Langsung ke konten utama

SISTEM KOMUNIKASI WARGA DESA DAN KOTA

 

SISTEM KOMUNIKASI DESA DAN KOTA

Sistem adalah perangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk sebuah kesatuan. Sedangkan Komunikasi adalah proses penyampaian pesan oleh komunikator kepada komunikan sebagai penerima pesan melalui sebuah media untuk mencapai efek tertentu. Jadi sistem komunikasi adalah suatu sistem yang mencapai kesatuan atau susunan yang meliputi sebuah elemen-elemen terkait dengan komunikasi, dimana elemen-elemen tersebut membentuk suatu kesatuan yang saling mempengaruhi

Pola Komunikasi menurut Syaiful Bahri Djamarah, pola komunikasi dapat dipahami sebagai pola hubungan antara dua orang atau lebih dalam pengirim dan penerima pesan dengan cara yang tepat sehingga pesan yang dimaksud dapat dipahami oleh komunikan.

·         Pengertian desa

Bentuk pemerintahan terkecil di negara ini adalah desa. Biasanya desa hanya dihuni oleh sejumlah keluarga dan luas wilayah yang tidak begitu besar. Mayoritas masyarakat desa  berkerja dibidang agraris dan tingkat pendidikannya yang cenderung rendah. Masyarakat desa memiliki hubungan kekerabatan yang begitu kuat, karena jumlah yang penduduk yang tidak terlalu banyak. Para penduduk juga masih memegang teguh adat dan tradisi leluhur mereka.

Ada beberapa ciri-ciri menurut Paul H. Landis,  sebagai berikut :

o   Mempunyai ikatan yang kuat antara masyarakat

o   Ada pertalian perasaan yang sama tentang kesukaan terhadap kebiasaan

o   Cara berusaha (ekonomi) adalah agraris yang paling umum yang sangat dipengaruhi alam seperti : iklim, keadaan alam ,kekayaan alam, sedangkan pekerjaan yang bukan agraris adalah bersifat sambilan.

·         Sistem komunikasi desa

Biasanya masyarakat desa ditandai dengan pemilikan ikatan batin dan perasaan yang begitu kuat sesama warga desa, bahwa seseorang merasa merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari masyarakat dimana ia hidup serta memiliki perasaan untuk siap berkorban setiap waktu demi sesamanya. Meraka beranggapan sama sama sebagai warga yang saling mencintai, menghormati, mempunyai tanggung jawab yang sama terhadap sesama warga.


·         Budaya masyarakat desa

Dalam suatu masyarakat pedesaan mempunyai hubungan yang lebih erat dan lebih mendalam daripada hubungan mereka dengan warga pedesaan lain diluar batas wilayahnya. Pada umumnya masyarakat desa di Indonesia apabila ditinjau dari segi kehidupannya sangat terikat dan sangat tergantung pada tanah. Karena mereka sama sama tergantung pada tanah, sehingga mereka juga akan bekerja sama untuk mencapai kepentingan kepentingannya. Salah satu alat komunikasi masyarakat desa yang berkembang adalah desas desus yang biasanya bersifat negatif. Sebagai akibat sistem komunikasi yang sederhana, hubungan antara seseorang dengan orang lain sangat dapat diatur. Rasa persatuan sangat erat sekali sehingga menimbulkan rasa saling kenal mengenal dan saling tolong menolong yang baik. Media ini telah sejak lama tumbuh dan berkembang bersama masyarakat dan menjadi media sosialisasi nilai-nilai antar warga masyarakat, bahkan dari generasi ke generasi. Media ini dikenal sebagai media rakyat. Media rakyat sering muncul dalam bentuk kesenian daerah atau kebudayaan tradisonal daerah. Peran komunikasi dalam hal ini adalah merupakan saluran sosialisasi kebudayaan, yang mencerminkan bahwa komunikasi antar sesama adalah merupakan suatu yang harus dijaga dalam komunikasi di pedesaan, komunikasi tidak sekedar sebuah fenomena pertukaran informasi pengirim dan penerima pesan, lebih dari itu komunikasi merupakan upaya mencapai saling pengertian dan dari komunikasi inilah suatu kebudayaan diturunkan ke generasi selanjutnya.

·         Pengertian Kota

Kota diartikan sebagai suatu sistim jaringan kehidupan yang ditandai dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan diwarnai dengan strata ekonomi yang heterogen dan bercorak materialistis atau dapat pula diartikan sebagai bentang budaya yang ditimbulkan oleh unsur-unsur alami dan non alami dbgan gejala-gejala pemusatan penduduk yang cukup besar dengan corak kehidupan yang bersifat heterogen dan materialistis dibandingkan dengan daerah dibelakangnya.

·         Sistem komunikasi kota

Teknologi komunikasi dan informasi telah dapat mengubah bentuk kontak tidak hanya badaniah, tidak hanya diartikan sebagai pertemuan dua orang yang kemudian berkomunikasi akan tetapi lebih luas menyangkut peran teknologi. Akibatnya terjadi beberapa perubahan dalam masyarakat. Perubahan-perubahan masyarakat dapat mengenai norma, nilai, pola-pola perilaku masyarakat, organisasi, susunan dan stratifikasi kemasyarakatan sebagai akibat dari dinamika masyarakat yang ditimbulkan dari kemajuan teknologi dan informasi. Masyarakat perkotaan cenderung memiliki sistem komunikasi yang tertutup dibandingkan dengan masyarakat pedesaan. Mereka lebih memilih untuk menggunakan gadget untuk berkomunikasi dengan orang lain ketimbang bertemu langsung, meskipun jaraknya cukup dekat. Rasa individualisme yang tinggi menyebabkan komunikasi yang terjalin tidak seerat seperti masyarakat pedesaan. Masyarakat perkotaan lebih memilih untuk memperhatikan kebutuhannya dibandingkan kebutuhan orang lain yang ada disekitarnya.

 

SUMBER :

https://www.academia.edu/33912551/MAKALAH_POLA_KOMUNIKASI_MASYARAKAT_DESA_DAN_KOTA_Tugas_mata_kuliah_Sosiologi_Komunikasi

https://www.youtube.com/watch?v=0g4YzwXePKI

http://journal.iaisambas.ac.id/index.php/Syiar/article/view/228

http://digilib.uinsgd.ac.id/3652/1/SOSIOLOGI%20PERKOTAAN.pdf

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Apa itu, TEORI KOMUNIKASI KONTEMPORER?

  Komunikasi Kontemporer : Merupakan perkembangan dari teori komunikasi klasik dan menjadi lebih kompleks dari sebelumnya. Komunikasi kontemporer biasa diidentikkan dengan komunikasi virtual, komunikasi virtual adalah proses penyampaian pesan yang dikirimkan melalui internet atau media lainnya. Teori Sekumpulan konstruks yang saling terkait dalam menjelaskan sebuah fenomena, ada 3 hal didalam konstruks : ·          Konsep : Generalisasi hal yang bersifat abstrak (dapat diamati) ·          Konstruks : sebuah konsep yang dapat diukur (teori) ·          Variabel : Konstruks yang memiliki variasi nilai (penelitian) Komunikasi Pengiriman pesan dari komunikator sebagai sumber pesan kepada penerima pesan yang akan menimbulkan efek. Komunikasi juga sulit untuk didefinisikan karena komunikasi bersifat multi disiplin yang dipengaaruhi oleh sosiologi, antropo...

SEJARAH PERKEMBANGAN PERILAKU KOLEKTIF DAN KELOMPOK SOSIAL

  PERILAKU KOLEKTIF Spencer (1982: 491) menyatakan bahwa perilaku kolektif (collective behavior) dapat didefiniskan sebagai tindakan spontanitas, sifatnya sementara, dan tidak terlembagakan secara kelompok. Sedangkan Macionis (1999: 607) berpendapat bahwa perilaku kolektif (collective behavior) adalah aktivitas yang dilakukan oleh sejumlah anggota manusia yang jumlahnycukup banyak, bersifat spontanitas, dan biasanya bersifat penentangan terhadap norma yang sudah mapan (established norms). Bentuk-bentuk dari collective behavior adalah crowds, mobs and riots, rumor and gossip, public opinion, panic and mass hysteria, dan fashions and fads. Semua bentuk dari perilaku kolektif (collective behavior) melibatkan tindakan dari beberapa kolektifitas manusia, yakni sejumlah besar orang-orang yang interaksinya minim, terjadi karena tidak adanya norma-norma konvensional yang didefinisikan dengan baik. Macionis (1999: 608), mengutip pendapat Weller dan Quarantelli serta pendapat Turner dan ...