Komunikasi Kontemporer :
Merupakan
perkembangan dari teori komunikasi klasik dan menjadi lebih kompleks dari
sebelumnya. Komunikasi kontemporer biasa diidentikkan dengan komunikasi virtual,
komunikasi virtual adalah proses penyampaian pesan yang dikirimkan melalui
internet atau media lainnya.
Teori
Sekumpulan
konstruks yang saling terkait dalam menjelaskan sebuah fenomena, ada 3 hal
didalam konstruks :
·
Konsep
: Generalisasi hal yang bersifat abstrak (dapat diamati)
·
Konstruks
: sebuah konsep yang dapat diukur (teori)
·
Variabel
: Konstruks yang memiliki variasi nilai (penelitian)
Komunikasi
Pengiriman
pesan dari komunikator sebagai sumber pesan kepada penerima pesan yang akan
menimbulkan efek. Komunikasi juga sulit untuk didefinisikan karena komunikasi
bersifat multi disiplin yang dipengaaruhi oleh sosiologi, antropologi, sastra,
politik, matematika, dsb. Sehingga kita belajar komunikasi juga harus belajar
ilmu yang lain.
Ada 3 cara mempelajari teori
komunikasi :
1.
Pahami
teori ada diitingkatan konstruks
2.
Mengerti
pada level apa fenomena yang diminati
•
Komunikasi
interpersonal
•
Komunikasi
kelompok
•
Komunikasi
organisasi
•
Komunikasi
massa
3.
Pahami
peta teori pada masing-masing level komunikasi
•
Peta
teori pada masing-masing kelompok
Teori komunikasi massa
Paling banyak muncul fenomena
komunikasi dengan media massa, konvesional atau media baru.
Peta teori komunikasi
•
Sistem
sosial budaya : Kajian mikro. Menghubungkan isi dan institusi media dengan
sistem sosial budaya
•
Media
: media sebagai isi dan institusi
o
Teori
semiotika : mengamati isi media tentang ada simbol dan pemaknaan didalamnya
o Teori
the medium is the message : mempelajari karakteristik sebuah media dalam menonjolkan pesan yang dibuat
•
Khalayak
: Kajian mikro. Menghubungkan antara isi media dengan khalayak
Kajian mikro : Memperlihatkan
hubungan isi media dengan khalayak
•
Teori
jaringan komunikasi
•
Teori
difusi inovasi
•
Teori
peluru
•
Teori
two step flow communication
•
Teori
uses and gratification
•
Teori
agenda setting
•
Teori
dependensi
•
Teori
multi step of communication
Kajian makro :
•
Teori
kultivasi
•
Teori
spiral of silence
•
Teori
fungsional media
•
Marxist
teori
Sejarah cultural studies
Sejarah
lahirnya cultural studies terjadi ketika Neo-marxisme berupaya mendefinisikan
marxisme sebagai perlawanan budaya tertentu. Cultural studies berasal dari
gagasan karl marx yang memiliki pandangan bahwa kapitalisme telah
mengeksploitasi kelompok yang lemah atau tidak berkuasa. Pasca perang dunia kedua
Richard Hoggart, Raymond Williams, dan E.P. Thompson sedang berusaha
mendefinisikan makna perjuangan kelas ditengah situasi dunia yang sedang
berubah. Dengan latar belakang sedemikian rupa, tak heran jika mereka memandang
kritis asal muasal merak sebagai kelas pekerja yang pada umumnya didominasi
oleh para elitis atau pendidikan tinggi. Dari sini muncul suatu semangat
perlawanan terhadap budaya adiluhung yang dikontraskan dengan budaya jelata
kalangan kelas pekerja Inggris, yang saat itu mulai menampakkan bentuk sebagai
akibat serbuan budaya populer Amerika Serikat. Seperti, film, comic dan
lainnya.
Teori Stimulus Organism Responses
(S.O.R)
Teori S.O.R
(Stimulus-Organism-Response) merupakan proses komunikasi yang menimbulkan
reaksi khusus, sehingga seseorang dapat mengharapkan dan memperkirakan
kesesuaian antara pesan dan reaksi komunikan. Teori ini juga menjadi
teori dasar dan landasan penting untuk membahas fenomena tertentu.
Dikembangkan
oleh Ouflend pada tahun 1953. Teori ini merangkat karena adanya
pengaruh dari ilmu psikologi dala kajian ilmu komunikasi. Hal ini bisa terjadi
karena ilmu komunikasi dan psikologi memiliki kajian yang sama yaitu sikap,
opini, perilaku, kognisi, dan afeksi.
Komentar
Posting Komentar